5 Aksi BOM Surabaya adalah tindakan Brutal para terorisme berkedok Agama

5 Aksi BOM Surabaya adalah tindakan Brutal para terorisme berkedok Agama

FOKUSPARLEMEN, Surabaya – Wakil Ketua Badan Advokasi Dewan Pengurus Pusat Partai Bulan Bintang, Yun Ermanto, S.H.,M.H memberikan pemahaman secara Objektif bahwa kegiatan para terorisme Yang memeliki paham radikalisme adalah mereka-meraka yang konteks pemahaman tentang Islam sangat rendah dan Salah kapra tentang persoalan Jihad fisabilillah dalam Islam, bunuh diri adalah hal yang dilarang oleh ajaran agama Islam, namun Akibat pemahaman Islam Yang tidak memadai sehingga para terorisme ini bersedia mati dengan Cara Yang tidak lazim. Keterangan diterima Media Fokusparlemen.com pagi ini, Senin. (14/5)

Penyebaran doktrin sesat yg dilakukan oleh kaum radikalisme dengan memberikan teror kepada masyarakat adalah Salah satu Cara untuk memecaha Bela rakyat Indonesian dng konteks Sara sehingga konsepsisi memberikan ujaran kebencian terhadap pemeluk agama lain berjalan dengan lancar, ketika rakyat merasa terancam oleh aksi mereka, maka semakin gampang mereka menguncangkan situasi keamanan Nasional.

Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa ayo sama-sama Kita perangi Terorisme dan kaum radikalisme yg mengatasnamakan agama. Kita serahkan kepada pihak keamanan untuk terus mengejar dan menangkap para aktor-aktor intelktual kamu terorisme untuk diadili dan mendapat hukuman Yang setimpal.

Masyarakat tidak perlu terkontaminasi oleh propaganda yang sedang mereka jalankan untuk menghancurkan tatanan kemajemukan bangsa Indonesia Yang bersatu pada Dalam bingkai bhineka tunggal ika. NKRI adalah milik Kita bersama sudah menjadi kewajiban Kita membela dan membelanya, saat pertempuran melawan penjajah semua telah bersatu pada tanpa mempertanyakan apa agamamu, jadi Kita pelaku pengebom adalah para terorisme yang beragama Islam, bukan berarti islam itu agama yang anarkis, ini hanya ulah para oknum berkedok agama. [MI]

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *