Daerah,Fokus DPD RI Pernyataan Sikap DPD Terkait Polemik Bangsa Menjelang Pemilu

Pernyataan Sikap DPD Terkait Polemik Bangsa Menjelang Pemilu



(ist)

FOKUSPPARLEMEN.COM – Jakarta | Indonesia dilanda beberapa polemik yang meresahkan masyarakat akhir-akhir ini. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menyampaikan sikap merespons peristiwa tersebut.

Polemik yang dimaksud ialah peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang, eksekusi mati Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Tuti Tursilawati di Arab Saudi, serta pembakaran bendera bertulisan kalimat tauhid di Garut.

Terkait jatuhnya pesawat Lion Air, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menyampaikan rasa duka cita mendalam. Dia meminta industri penerbangan berorientasi komersial agar lebih mengedepankan unsur keselamatan.

“Tiket murah bukan berarti mengabaikan sistem keselamatan. Kemajuan industri penerbangan nasional sangat bergantung pada kepercayaan publik akan keselamatan penerbangan. Majunya bisnis penerbangan nasional secara langsung tentu dapat pula mendorong pertumbuhan perekonomian nasional,” kata Nono, Senin, 12 November 2018.

DPD RI juga meminta pemerintah selalu melakukan pengawasan yang optimal terhadap industri penerbangan nasional. Jika perlu, dilakukan audit berkala kepada seluruh kru yang terlibat dalam sebuah penerbangan, yaitu pilot, co-pilot, staf pendukung, dan pesawat yang akan diterbangkan.

Nono juga meminta agar Komite II DPD RI selaku Alat Kelengkapan yang membidangi industri penerbangan dapat turut serta melakukan pengawasan. “Kita berharap melalui Komite II agar kiranya melakukan pengawasan atas pelaksanaan UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Pengawasan dari DPD RI diperlukan guna memastikan pelaksanaan UU tersebut dan perbaikan terhadap sistem penerbangan nasional,” ucap Senator asal Provinsi Maluku ini.

Soal eksekusi mati TKI asal Majalengka Tuti Tursilawati, DPD RI sangat menyayangkan karena dilakukan tanpa pemberitahuan. DPD RI mendukung pemerintah melakukan protes keras kepada pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Selain itu, Komite III DPD RI juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap TKI yang bekerja di luar negeri. Pengawasan tersebut meliputi proses keberangkatan, penempatan, serta melakukan monitoring terhadap nasib TKI di luar negeri.

“DPD RI berharap tidak ada lagi TKI di luar negeri yang dihukum mati dan tentu saja hal tersebut merupakan bagian dari tugas negara untuk melindunginya,” ucap Nono Sampono.

Terakhir, soal pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat. DPD RI meminta agar masyarakat tetap tenang dan memercayakan proses hukum yang sedang berjalan.

DPD RI juga meminta setiap elemen masyarakat menjaga situasi kondusif di lingkungan masyarakat, terlebih menjelang Pilpres 2019. Ke depan diharapkan semua pihak lebih peka terhadap peristiwa yang terjadi di masyarakat.

“DPD RI berharap agar tercipta rasa saling hormat menghormati antar sesama kelompok dan tidak saling curiga mencurigai yang justru hanya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kerukunan inter dan antar umat beragama mesti dipelihara sebagai potensi bagi bangsa ini untuk lebih maju,” ucap Nono Sampono. (mi/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *