Fri. Jul 19th, 2019

Lemkaspa : Lembaga Quick Count Belajarlah dari Pilgub DKI Jakarta, Jangan Timbulkan Gejolak

1 min read
Lemkaspa Samsul Bahri (Foto : Pribadi)

FOKUSPARLEMEN.COM – Sejumlah masyarakat Aceh dari berbagai elemen menilai hasil hitung cepat atau Quick Count yang di publikasi sejumlah lembaga survei di Indonesia tidak dapat dijadikan rujukan, untuk menentukan siapa yang memenangkan Pilpres yang 17 April yang lalu.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Kajian Strategis dan kebijakan Publik (Lemkaspa) Aceh Samsul, kepada media 18/04/2019 dimana ia menilai ada lembaga survei yang terlibat perhitungan cepat dengan menyajikan informasi berlawanan, dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenaran informasinya.

“Belajar dari Pilgub DKI tahun lalu, hasil hitung cepat paslon Ahok-Jarot menang, sedangkan hasil akhir Anis-Sandi yang menang,” jelasnya

“Ini sangat berbahaya apabila salah satu pendukung terpancing, sehingga menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan dan dapat menimbulkan gejolak ditengah masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, seharusnya lembaga survei yang terlibat dalam proses penghitungan suara harus menjadi referensi bukan malah menjadi lembaga yang membuat gaduh masyarakat.

“Jangan menggiring opini yang dapat menimbulkan kegaduhan masyaarakat Indonesia,” pungkasnya.

Terkait hasil survei beberapa lembaga yang dipublikasi pada televisi nasional, ia mengajak masyarakat jangan terprovokasi dengan hasil yang dirilis oleh lembaga survei tersebut ke beberapa media.

“Kita tetap menunggu keputusan akhir dari KPU, sampai saat ini data suara dari sejumlah Provinsi belum masuk secara penuh ke data base KPU,”ungkapnya.

(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *