Fri. Jul 19th, 2019

Senator DPD RI desak Polri untuk Netral dalam Pilpres 2019

2 min read
Senator H. Fachrul Razi M.IP (Foto : Ist)

FOKUSPARLEMEN.COM, JAKARTA – Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tinggal 41 hari lagi digelar serentak pada 17 April 2019. Senator DPD RI asal provinsi Aceh yang juga Pimpinan Komite I DPD RI Fachrul Razi Mendesak Polri untuk netral dalam Pilpres 2019.

Diterima rilis fokusparlemen.com, Kamis (7/3). Senator Fachrul razi mengatakan kekuatan demokrasi ketika Polri dan TNI netral dalam politik. “Demokrasi ibarat mesin, yang menggerakkan sirkulasi elit ditingkat nasional, namun jika aparat negara tidak netral maka demokrasi akan merusak negara menuju kehancuran,” tegas Fachrul Razi.

Dirinya meminta aparat negara benar benar bekerja profesional. “Kita merindukan Kapolri mengeluarkan pernyataan di media massa bahwa Polri cinta Indonesia, dan bersikap netral dalam Pilpres 2019,” tegas Fachrul Razi.

Sebelumnya Polri menepis tudingan di media sosial yang menyebut Polri memiliki pasukan buzzer yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu 2019. Polri akan menyelidiki penyebar informasi itu.

Tudingan-tudingan itu diunggah oleh akun Twitter @Opposite6890. Akun tersebut mengunggah video dengan narasi ‘polisi membentuk tim buzzer 100 orang per polres di seluruh Indonesia yang terorganisir dari polres hingga mabes’. Akun itu menyebut ada akun induk buzzerpolisi bernama ‘Alumni Sambhar’ yang beralamat di Mabes Polri.

Dikutip dari kompas.com, Polri dan TNI menegaskan sikap netralitas dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak 2019 mendatang.

“Kita sudah melakukan langkah untuk menjamin netralitas. Saya dengan Bapak Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjahjanto) safari di semua wilayah menekankan ini (netralitas),” ujar Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Tito mengaku, dirinya dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah memberikan arahan kepada jajaran di bawahnya untuk tetap menjaga netralitas dalam Pemilu Serentak 2019.

Hal yang sama disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Ia menekankan kepada jajaran TNI yang ada di lapangan untuk menjaga sikap netralitas dalam Pemilu 2019.

“TNI-Polri sama, satu komando ke bawah, namanya perintah kalau sudah perintah ada konsekuensi disitu. Sehingga kita tekankan apabila melanggar tindakan sanksi diberikan,” ujar Hadi. (rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *