Headline NewsNasionalPeristiwaPeristiwa Politik

Gus Syauqi geram doa Mbah Moen yang diplintir

Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin [ Foto :Istimewa]

FOKUSPARLEMEN.COM, JAKARTA – Putra KH Ma’ruf Amin, yakni Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin ikut mencermati doa yang dipanjatkan KH Maemun Zubair. Ya, doa ulama sepuh asal Ponpes Sarang, Jawa Tengah itu menjadi buah bibir karena menyebut nama capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Setelah mendengarkan secara seksama, kata Gus Oqi, panggilan putra kelima KH Ma’ruf Amin itu, doa Mbah Moen tidak ada yang salah. Namun sayang, bagi sebagian orang terutama pendukung Prabowo Subianto, doa Mbah Moen diplintir.

”Ij’al man ilaahana fi janibna. Yaa ilaahana yaa Allah hadza ar-ra’isu. Hadza ar-ra’isu pak prabowo. Waj’alhu yaa ilaahana fi marrotan ats-tsaniyah. Na’ilan ashwatan katsieratan”.

Artinya, jadikanlah Ya Allah orang di sampingku ini Presiden, Presiden ini (yaitu) Pak Prabowo. Jadikanlah dia Ya Allah untuk kedua kalinya dengan perolehan suara yang banyak. ”Itu doa Mbah Moen yang diplintir,” tandasnya.

Sementara itu, doa Mbah Moen yang benar adalah: Ij’al man ilaahana fi janibna. Yaa ilaahana yaa Allah hadza ar-ra’isu. Hadza ra’isu pak prabowo. Waj’alhu yaa ilaahana fi marrotan ats-tsaniyah. Na’ilan ashwatan katsieratan.

“Yang artinya, jadikanlah Ya Allah orang di sampingku ini Presiden, ini (adalah) Presidennya Pak Prabowo, jadikanlah dia (pak jokowi) Ya Allah untuk kedua kalinya deng perolehan suara yang banyak. Jelas berbeda maknanya,” tandasnya.

Menurut Gus Oqi, Mbah Moen sepertinya bukan tanpa sengaja membuat narasi doa begitu. Mbah Moen ingin melihat orang-orang yang ingin memelintir ungkapannya. ”Mbah Moen bukan ulama sembarangan,” tuturnya.

”Mbah Moen ingin meyakinkan bahwa mereka memang senang membuat hoax. Dan bagi yang menerima beritanya harus cek & ricek dahulu. Jangan-jangan itu memang hoax yang dipaksakan. Artinya semua harus menyikapinya dengan pikiran yang jernih dan tenang. Dan isyarat alamnya adalah ternyata ada yang senang membuat hoax,” pungkas Gus Oqi. [MS-00]

Comment here