Seminar Kepemudaan Di IAIN Lhokseumawe, Rahmat Asri Sufa Motivasi Millenial Aceh untuk Belajar Memulai Berwirausaha

Seminar Kepemudaan Di IAIN Lhokseumawe, Rahmat Asri Sufa Motivasi Millenial Aceh untuk Belajar Memulai Berwirausaha

Ket Gambar : Seminar Kepemudaan IAIN Lhokseumawe, Rahmat Asri Sufa Motivasi 250 Peserta (foto:ist)

FOKUSPARLEMEN.COM, Lhokseumawe – Tokoh Millenial Aceh, Rahmat Asri Sufa hadir sebagai nara sumber pada seminar kepemudaan 2019 yang dilaksanakan oleh DEMA IAIN Lhokseumawe dengan mengangkat tema “Membangkitkan Jiwa Pemuda Dalam Mewujudkan Rekonstruksi Ekonomi Kreatif Bagi Generasi Millenial Aceh” yang diadakan di Aula FITK IAIN Lhokseumawe, Minggu (10/3/2019)

Dalam Sambutannya Ketua DEMA IAIN Lhokseumawe, Edy Muzammir mengatakan , ” Bang Rahmat Asri Sufa sebagai salah satu Tokoh muda Aceh yang mewakili millennials, kami hadirkan agar para peserta yang notabane adalah mahasiswa dan pemuda termotivasi untuk bangkit dan berprestasi diusia muda”, ungkap Edy

Disisi lain, Rahmat Asri Sufa, M.Pd yang bertindak sebagai nara sumber menyampaikan, “Kaum muda Millenial Aceh memiliki potensi besar untuk bangkit, maka yang sangat diperlukan yaitu ide-ide kreatif bahkan motivasi kuat untuk membangkitkan semangat belajar hingga berwirausaha di usia muda”, tegas Founder Rumoehskripsi.com ini.

Lanjutnya, Rahmat Asri Sufa berpesan kepada seluruh pengurus DEMA IAIN Lhokseumawe dan peserta seminar agar jangan pernah menyerah ketika menghadapi tantangan besar dalam hidup.
“pemuda aceh harus gigih dan harus tetap menjadi kepala, walau hanya kepala teri sekalipun, daripada selalu menjadi ekor singa. Kita punya potensi besar untuk melakukan rekonstruksi ekonomi, walau harus merangkak, yang penting tetap jalan”, tutup Alumni Pascasarjana UIN Sumatera Utara ini.

Seminar kepemudaan ini menghadirkan 4 nara sumber, 2 diantaranya pemuda millennials, dan 2 tokoh wanita Aceh, yaitu Rahmat Asri Sufa (Tokoh Millenial Aceh), hadir juga Muhammad Fadhil, (Founder Oleh-Oleh Bireuen), Ir. Sundari Hadini (Wakil Sekretaris DPW IPEMI Aceh) dan Hj. Hasdiana (Sekretaris ISMI Aceh)”.

(Ichsan/red)

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *